Tips Merawat Mesin Motor Injeksi Dengan Mudah

MotorBalap.ID – Belakangan tahun ini, sepeda motor dengan teknologi injeksi semakin marak di Indonesia. Banyak pabrikan dan produsen kendaraan roda dua di Indonesia yang terus gencar menghadirkan berbagai tipe motor injeksi. Bahkan dimasa depan sudah diperkirakan jika hampir di seluruh motor terbaru yang akan dirilis ke pasaran telah menggunakan teknologi injeksi tersebut. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tips merawat mesin motor injeksi dengan mudah dan benar supaya motor injeksi Anda tetap prima dan tangguh.

Bukan hanya cara menghidupkan motor injeksi saja yang perlu Anda ketahui demi menjaga mesin motor tetap awet, tapi juga ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan. Adapun beberapa tips di bawah ini untuk merawat mesin motor injeksi Anda:

1. Gunakan Bahan Bakar Oktan Tinggi
Hal pertama yaitu gunakanlah bahan bakar yang memiliki oktan 90% ke atas karena akan membuat kinerja mesin jadi optimal. Namun, apabila Anda menggunakan bahan bakar yang biasa-biasa saja, atau bahkan bensin berkualitas buruk, maka akan meningkatkan pembentukan kerak di sistem injeksi sehingga menimbulkan kerusakan pada komponen mesin. Bukan hanya itu, bahan bakar berkualitas buruk yang sengaja ditambahkan oktan booster, akan menyebabkan lubang injektor.

2. Ganti Oli Secara Rutin
Merawat mesin motor injeksi agar selalu prima ialah Anda perlu rajin mengganti oli transmisi secara berkala. Jangan sampai mesin Anda kering lantaran kurangnya pelumas, alhasil kinerja mesin pun akan terganggu. Usahakan juga untuk mengganti oli mesin setiap 1.000 km sekali, serta oli gear setiap 5.000 km. Kemudian, jangan lupa untuk mengganti oli shockbreaker, khususnya matic injeksi.

3. Perhatikan Kondisi Aki
Motor injeksi sangat bergantung pada kondisi aki yang bertugas sebagai penghidup mesin dalam proses pembakarannya. Maka dari itu, perhatikan pula kondisi aki secara rutin. Apabila air akinya kurang, maka tambahkanlah dengan air aki yang banyak beredar di pasara. Tapi, kalau aki sudah tak menghasilkan arus listrik yang maksimal, segera ganti aki motor injeksi sebelum benar-benar soak.

4. Perawatan Busi
Motor dengan sistem injeksi juga masih membutuhkan busi sebagai pemantik api ketika proses pembakaran mesin di mulai. Rawatlah busi motor Anda supaya bisa bekerja maksimal dalam membakar mesin di ruang pembakaran. Lalu, gantilah busi di setiap jarak tempuh 20.000 km supaya performa mesin bisa berjalan optimal.

5. Periksa ECU
Electronic Control Unit atau ECU ialah otak dari pengoperasian sistem injeksi pada motor. Keseluruhan unit injektor, mulai takaran bahan bakar hingga buka tutup klep injektor. Jika ECU bermasalah, maka kinerja injektor juga tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya dan membuat motor jadi mogok. Maka dari itu, disarankan untuk memeriksa ECU secara rutin kepada mekanis atau bengkel resmi.

1 Komentar

  1. I have noticed you don’t monetize motorbalap.id, don’t waste your traffic,
    you can earn extra cash every month with new monetization method.

    This is the best adsense alternative for any type of website (they approve all websites), for
    more info simply search in gooogle: murgrabia’s tools

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*